Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Guru Kita Sedaya Man Darkop

Gambar
 Guru besar Man Darkop adalah pembimbing ilmu pengetahuan dan kejenakaan walangsanga.  Sang jenius kreatif yang telah mengarang puluhan buku mengenai berbagai hal tentang dirinya, alam, seluruh mahluk hidup, sejarah dan ilmu pengetahuan.  Man Darkop terkenal akan semangatnya yang menyala-nyala , rasa ingin tahunya amat tinggi dan gairahnya yang tak pernah padam, hasratnya akan kebebasan bagi tirani dan sensor, dan perjuanganya yang tanpa henti bagi kebebasan ekpresi di walangsanga.  Secara umum ia diterima sebagai model seorang jenius yang "sempurna" yang liar dan tidak dapat dijinakan, semua ini benar, dan sangat cocok dengan interpretasi tradisional jenius kreatif.  Dari sekian banyak bukunya yang luar biasa, karya terbaiknya adalah buku yang berjudul Jamsiyah Karya Tosmayin Dari Yunani Kuno, sebuah buku yang membahas tentang sejarah, ilmu pengetahuan, alam dan keahlian dirinya dalam mengarungi jagat raya, selain menjadi seorang penulis, ia juga merupakan arsi...

Riwayat Kasus - Abdul Walim Rwrr (Pengarang Lagu Umpet-umpet Madu)

Gambar
  Hampir semua orang tidak mengetahui bahwa Abdul Walim Rwrr adalah pengarang lagu umpet-umpet madu yang terilhami atas dirinya sendiri sebagai pemusik remaja pengangguran kala itu. Isi dari lagu tersebut diperkuat ketika pada tahun 1885 ia menghabiskan waktu berjam-jam untuk melamun dan memandangi aktivitas ibunya. Seketika itu ia memahami ada hubungan yang luar biasa, ia memperhatikan bahwa aktivitas ibunya tersebut tampaknya berkaitan dan berhubungan dengan proses matematis yang sederhana. Mulai dari ketika ibunya menanak nasi hingga menaruhnya dipiring dan diberi tahu dipinggiranya. Dari pengamatan yang sederhana, brilian, dan saling menghubungkan, Walim berhasil mengarang sebuah lagu yang luar biasa popularitasnya hingga saat ini.   Umpet - Umpet Madu  Umpet - umpet madu sega liwet  lawuhe tahu tahun ning pinggiran bocah cilik pengangguran

Sepakbola Lambang Persatuan X-zhambane

Gambar
D alam perjalanan panjang sepakbola di x-zhambane ada satu sisi non teknis yang cukup menarik mengenai persatuan antara pusat kota x-zhambane dan daerah pinggiranya seperti Pingren dan Wetan kali, dalam beberapa kesempatan dua daerah tersebut seperti ingin membuat referendum untuk kemerdekaanya sendiri, politik sangat berpengaruh bagi masyarakat untuk berasumsi bahwa seringkali pemerintah dan berbagai organisasi di x-zhambane hanya berfokus di pusat saja,  D iera tahun 2007 hingga 2011 beberapa kali Wetan kali ingin memisahkan diri dari pusat x-zhambane terutama dalam urusan sepakbola, namun usaha mereka tidak pernah berhasil karena pemimpin Wetan kali kala itu berasal dari pusat dan salah satu tokoh yang cukup didengar suaranya oleh warga, hal itu yang membuat satu timnas selalu ada disetiap ajang yang diikuti timnas X-zhambane, N amun kisah tersebut berbeda dengan daerah pinggiran lainya di x-zhambane seperti Pingren, sebagai daerah yang tidak berada dipusat pemerintahan dan dihi...